Eksportir cacing TERBESAR di Indonesia. Partner terbaik berbisnis cacing dan olahannya.
Eksportir cacing TERBESAR di Indonesia. Partner terbaik berbisnis cacing dan olahannya.
Eksportir cacing TERBESAR di Indonesia. Partner terbaik berbisnis cacing dan olahannya.
Eksportir cacing TERBESAR di Indonesia. Partner terbaik berbisnis cacing dan olahannya.
Eksportir cacing TERBESAR di Indonesia. Partner terbaik berbisnis cacing dan olahannya.
Perjalanan kami dari Bandung ke Kecamatan Muara Wis, merupakan pengalaman yang paling berkesan, dari sekian banyak perjalanan yang kami lalui dalam rangka memberikan PELATIHAN BUDIDAYA CACING, karna kami sama sekali tidak mengira kalau untuk sampai ke sana harus melalui sungai yang sangat besar, dan seremnya lagi, kami menaiki perahuboot nya jam 12 malam...
Mungkin, bagi orang sana biasa aja... tapi bagi kami cukup menegangkan, dan lebih kaget lagi, pada saat kami tahu kalau tidak jauh dari sungai yang kami lalui dulu ada buaya raksasa sepanjang 7 meter dan 6 meter, yang telah memakan orang, tapi sudah ditangkap penduduk dan diawetkan di musium.... memang siiih itu beberapa tahun yang lalu... tapi kan bisa aja ada anak-anaknya yang masih berkeliaran....???
Kami diundang oleh Pak Camat Muara Wis, untuk memberikan PELATIHAN BUDIDAYA CACING, sebagai salah satu upaya memberi satu solusi bagi peternak ikan di Muara Wis, agar tidak memakai ikan kecil untuk memberi pakan ikan peliharaan mereka. maksudnya... jangan ikan makan ikan terus... kan lama-lama ikan bisa habis..
Mayoritas penghasilan penduduk di sekitar sungai Mahakam, termasuk masyarakat Kecamatan Muara Wis adalah menangkap ikan di sungai, biasanya nelayan disana pada saat ikan yang ditangkapnya masih kecil atau perlu dibesarkan dahulu sebelum dijual, mereka pelihara dulu dengan diberi pakan ikan-ikan kecil yang lain yang tidak laku. Kebiasaan ini kalau dibiarkan lama kelamaan ikan-ikan kecil di sungai yang seharusnya tidak ditangkap jadi punah sebelum mencapai dewasa atau sempat berkembang biak untuk meneruskan kehidupan generasi selanjutnya.
Pemerintah setempat sudah berulangkali memberikan pengarahan untuk tidak menternak ikan dengan cara ikan makan ikan, namun nelayan masih saja terus melakukan kebiasaan tersebut dengan alasan belum ada solusi atau jalan lain selain diberi pakan ikan lagi. Pak Yamin sebagai Camat Muara Wis, mengundang kami BENGKELDEN AGROBISNIS untuk memberikan PELATIHAN BUDIDAYA CACING kepada sekitar 50 orang nelayan, sebagai upaya memberikan solusi yang tengah dialami nelayan, yaitu membrikan cacing sebagai pakan ternak ikan.
Pelatihan yang kami berikan meliputi :
1. Budidaya cacing tanah
2. Mengnal berbagai macam cacing untuk pakan ikan
3. Membuat pellet pakan ikan.
4. Praktek ternak cacing
5. Praktek membuat pellet pakan ikan.
Alhamdulillah, pelatihan berjalan dengan lancar dan seru, apa lagi pada sesi praktek, karena begitu selesai praktek, Pak Camat MuaRa Wis (Pak Yamin) langsung mengetes peserta dengan mengajukan berbagai pertanyaan seputar cacing, bahkan ada yang diminta untuk praktek lagi, bagaimana cara membuat pellet ikan, ini kami lakukan untuk memastikan kalau peserta pelatihan paham betul yang kami sampaikan, dan mereka pun bisa berbagi ilmu dengan nelayan yang lain yang tidak bisa hadir. Dan sesi ini membuat peserta sangat semangat dan merasa dekat dengan Pak Camat... luar biasa.... Sukses buat Kecamanatan Muara Wis....

Pak Yamin, Camat Muara wis sedang pembuka cara Pelatihan Budidaya Cacing bagi Masyarakat Muara Wis

Pak Deden Sabarudin : Narasumber dan owner Bengkelden Agrobisnis.

Peserta pelatihan Budidaya cacing lagi belajar konsentarsi sebelum belajar...

Pak Camat dan Ibu, mengantar kami pulang , naik perahu... (slameeeet...slameet....)

Peserta Pelatihan Budidaya Cacing di Kec. Muara Wis- Kutai Kertanegara.
Page 2 of 5

My Best Team........
Kantor:
Jalan Kota Mas I no. 18 Perumahan Kota Mas, Kota Cimahi Jawa Barat Indonesia
Telp 022 86601258 fax : 022 86601260 Hp : 0878 2191 8877
Email: info@bengkelden.com